Digitalization for Indonesia's Progress

Transforming Indonesia's Potential into Digital Solutions.

Indo Leksia processes various resources into digital products that assist work, learning, research, and public experiences through user-friendly technology.

Why choose Indo Leksia

Digitalization that Advances and Prospers Indonesia

Every product we develop rests on three principles: accelerating processes, valuing human resources, and simplifying usability. Through digital solutions in language, education, culture, and tourism, we strive to deliver technology that provides real benefits to Indonesian society.

Collaborating with National and International Institutions

Since 2016, Indo Leksia has collaborated with the Indonesian Agency for Language Development and Cultivation in developing various digital linguistic solutions. Furthermore, partnerships with Oxford University Press and Lexonomy strengthen technological development and innovation in lexicography.

Product Impact

From revolutionizing Indonesian lexicography via KBBI Daring, to helping people write correctly via Sipebi, our digitalization now expands into the tourism sector through Nusakelana.

Official
Linguistic Data Sources

Providing Indonesian language corpora supporting research, language technology development, and various linguistic needs.

4
Digital Products & Solutions

KBBI Daring, Sipebi, AKK, and Nusakelana are part of the digital solutions developed by Indo Leksia to support linguistic, educational, and multi-sector digital needs.

Multi-sector
Diverse Applications

Supporting the needs of governments, educational institutions (schools and universities), the tourism industry, and corporations.

Solutions

Solutions designed for real-world use.

Each solution is built around a clear problem, defined audience, and operational context.

Explore all solutions
Nusakelana

B2B software - Product

Nusakelana

Problem

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, banyak destinasi wisata masih mengandalkan media informasi konvensional seperti papan informasi, brosur, atau narasi pemandu yang memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh pengunjung. Di sisi lain, wisatawan masa kini menginginkan pengalaman yang lebih interaktif, personal, dan terhubung dengan teknologi digital sehingga mengakibatkan beberapa hal berikut: (1) konten digital pada destinasi wisata masih terbatas dan kurang menarik; (2) wisatawan cenderung hanya berfokus pada aktivitas berfoto tanpa memahami nilai budaya dan sejarah destinasi; (3) potensi desa wisata, UMKM, dan komunitas lokal belum terekspos secara maksimal; (4) pengelola destinasi kesulitan menciptakan pengalaman wisata yang berbeda dan berkesan; (5) belum banyak inovasi yang menghubungkan edukasi, teknologi, dan pariwisata dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Solution

Nusakelana hadir sebagai inovasi konten digital destinasi wisata yang mengubah informasi menjadi pengalaman. Melalui konsep gamifikasi dan eksplorasi digital, setiap titik wisata dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran interaktif yang menghubungkan wisatawan dengan cerita, budaya, lingkungan, dan masyarakat lokal. Pengunjung dapat mengakses berbagai misi, tantangan, kuis, serta informasi digital berbasis lokasi yang dirancang khusus sesuai karakteristik destinasi. Dengan pendekatan ini, wisatawan tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berpartisipasi aktif dalam proses eksplorasi. Bagi pengelola destinasi, Nusakelana menjadi sarana digital yang mampu meningkatkan engagement pengunjung, memperkuat branding destinasi, mempromosikan UMKM lokal, serta menghadirkan pengalaman wisata yang relevan dengan kebutuhan generasi digital saat ini.

Audience

Wisatawan dan Pengelola Desa Wisata

Explore
KBBI Daring

B2G software - Product

KBBI Daring

Problem

Penyusunan dan pengelolaan kamus sering kali masih dilakukan menggunakan berbagai perangkat terpisah, sehingga proses kolaborasi, penyuntingan, validasi, dan pembaruan data menjadi kurang efisien.

Solution

KBBI Daring menghadirkan sistem manajemen kamus digital yang mengintegrasikan seluruh alur kerja penyusunan kamus, mulai dari pengusulan entri, penyuntingan, peninjauan, validasi, hingga publikasi dalam satu platform.

Audience

Semua kalangan

Explore
SIPEBI: Aplikasi Penyuntingan Ejaan Bahasa Indonesia

B2G software - Product

SIPEBI: Aplikasi Penyuntingan Ejaan Bahasa Indonesia

Problem

Banyak masyarakat masih melakukan kesalahan dalam penulisan bahasa Indonesia, sementara alat penyunting ejaan yang mengacu pada standar resmi dan tepercaya masih terbatas. Di sisi lain, pengguna sering kali tidak memahami letak kesalahan dalam tulisannya karena hasil koreksi tidak disertai penjelasan sehingga kesalahan yang sama berpotensi untuk terus terulang.

Solution

Sipebi menghadirkan penyuntingan ejaan yang lebih dari sekadar koreksi otomatis. Setiap kesalahan disertai penjelasan mengenai alasan kesalahan dan aturan ejaan yang berlaku sehingga pengguna dapat belajar sambil menulis. Dengan memanfaatkan pangkalan data KBBI termutakhir dan mengacu pada PUEBI, Sipebi memberikan hasil penyuntingan yang akurat dan sesuai standar Bahasa Indonesia.

Audience

Semua kalangan

Explore

The time is now

Ready to discuss your institution's needs?

Find the right solution for your needs. Contact our team for consultation, product discussion, or more information about Indo Leksia's services.