Produk
Sipebi: Solusi Cerdas Penyuntingan Ejaan Bahasa Indonesia

Gambar 1. Tampilan depan Sipebi
Pernahkah Anda menulis sebuah dokumen penting, lalu menyadari ada kesalahan ejaan yang terlewat, padahal sudah dibaca berulang kali? Atau sebaliknya, Anda merasa tidak yakin apakah sebuah kata ditulis dengan huruf kapital atau tidak? Kekhawatiran semacam ini umum dirasakan, mulai dari pelajar hingga tenaga profesional. Aplikasi Penyuntingan Ejaan Bahasa Indonesia (Sipebi) hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Sipebi adalah aplikasi yang berfungsi melakukan perbaikan dan penyuntingan teks Bahasa Indonesia secara otomatis yang tidak hanya mengoreksi, tetapi juga menjelaskan. Aplikasi ini menggunakan pangkalan data KBBI termutakhir dan masukan para ahli bahasa sebagai basis datanya. Prototipe awalnya mulai dikembangkan pada 2019, kemudian resmi menjadi proyek kerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada 2021, dan sejak 2025 dikembangkan lebih lanjut di bawah naungan Indo Leksia.
Masalah yang Diselesaikan Sipebi
Alat pemeriksa ejaan yang tersedia selama ini umumnya bekerja dengan cara sederhana dengan mencocokkan kata yang diketik dengan daftar kamus, lalu menandai kata yang tidak dikenali dengan garis merah. Sistem ini hanya menjawab pertanyaan, “Apakah kata ini ada?” tanpa menjelaskan mengapa sebuah penulisan dianggap salah atau bagaimana cara penulisan yang benar. Sipebi hadir dengan pendekatan yang berbeda. Setiap kesalahan ejaan yang ditemukan disertai dengan penjelasan mengapa penulisan tersebut keliru dan apa kaidah yang seharusnya diterapkan. Pendekatan ini menjadikan Sipebi bukan sekadar alat koreksi otomatis, melainkan juga sarana belajar ejaan dan tata bahasa Indonesia yang dapat digunakan secara mandiri.
Gambar 2. Tampilan fitur Sipebi
Keunggulan utama Sipebi terletak pada penjelasan kesalahan ejaan yang disertakan pada setiap hasil penyuntingan. Fitur seperti ini yang jarang ditemukan pada alat penyunting ejaan lainnya. Selain itu, keunggulan lain Sipebi adalah menggunakan pangkalan data KBBI termutakhir sebagai acuan ejaan yang valid dan terpercaya, serta mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sebagai standar normatif sehingga Sipebi dapat berfungsi sebagai alat bantu pengajaran ejaan dan tata bahasa, di samping sebagai alat koreksi otomatis
Gambar 3. Tampilan fitur Sipebi
Sipebi saat ini berfokus pada penyuntingan ejaan dan belum mencakup aspek format penulisan seperti cetak miring atau cetak tebal karena hal tersebut memerlukan integrasi dengan metadata dokumen yang berada di luar teks itu sendiri. Pengembangan ke arah tersebut, misalnya melalui integrasi sebagai plugin pada aplikasi pengolah kata, terbuka sebagai kemungkinan di masa mendatang.
Sipebi dirancang untuk menjangkau berbagai kalangan pengguna, seperti pelajar dan mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas, peneliti dan akademisi yang membutuhkan pemeriksaan ejaan terstandarisasi, editor dan jurnalis yang membutuhkan alat bantu penyuntingan cepat dan akurat, serta masyarakat umum yang ingin memastikan apakah ejaan sehari-hari yang ditulis sesuai dengan kaidah.
Capaian Sipebi
Sejak pertama kali diluncurkan, Sipebi mendapatkan respons yang positif dari masyarakat. Hingga artikel ini ditulis, Sipebi telah diunduh sebanyak 191.680 kali. Angka ini mencerminkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap alat bantu penyuntingan ejaan Bahasa Indonesia yang andal. Sejak awal 2022, Sipebi juga resmi diluncurkan sebagai proyek urun daya (crowdsourcing). Artinya, ahli TI, ahli linguistik, maupun pengguna awam kini dapat turut berkontribusi dalam pengembangan Sipebi. Upaya ini menjadikan Sipebi bukan hanya produk yang digunakan oleh masyarakat, tetapi juga dibangun bersama masyarakat.
Cara Mengakses Sipebi
Sipebi dapat diunduh secara gratis melalui situs resmi KBBI Daring di https://kbbi.kemendikdasmen.go.id. Dengan mengakses laman tersebut, Anda tidak hanya memperoleh rujukan kosakata Bahasa Indonesia yang termutakhir, tetapi juga dapat langsung mengunduh Sipebi sebagai alat bantu penyuntingan ejaan yang siap digunakan.
Gambar 4. Laman mengunduh Sipebi
Kehadiran Sipebi merefleksikan bahwa digitalisasi bahasa Indonesia tidak berhenti pada penyediaan kamus daring semata. Dengan menggabungkan fungsi penyuntingan otomatis dan penjelasan kaidah ejaan dalam satu aplikasi, Sipebi mengintegrasi keperluan masyarakat untuk menulis dengan kaidah yang benar dan terstandarisasi
